Kamis, 09 September 2010

Small is Beautiful..the Mizuho MX-3.5s QRP Transceiver..

Di Dunia ini, umumnya "Lebih Besar Lebih Bagus"..Terus kita juga sering dengar komentar, "Lebih Besar Lebih Keren !!", sering juga terdengar ekspresi bahwa "Lebih Besar Lebih Enak !!", dan ada juga yang mengeluh, "Yang Besar Tidak Tentu Hebat !!"..Wah, bingung juga ya, tapi yang pasti, "Yang Kecil Tidak Tentu Jelek !!"..Kepada pembaca blog ini yang saya sangat hormati, mohon anda jangan salah interpretasi karena saya bukan sedang bicarakan hal-hal yang aneh, tapi tentang transceiver HF Vintage yang kecil dan mungil tapi hebat atau "Small is Beautiful" !!..

Yang pasti kriteria transceiver "Small is Beautiful" ini harus memiliki dimensi yang relatif kecil, enteng, sangat portable, gampang dioperasikan dan "self-powered" tanpa harus menggunakan aki kering luar atau auxillary power supply unit..Cukup dengan baterai warung dan bertahan lama, alias, tidak boros..Mungkin pembaca sudah mengetahui banyak radio-radio Handy-Talkie atau HT era tahun 1980an yang memenuhi kriteria tersebut, cuma sayangnya, banyak HT umumnya adalah radio 2 meter/VHF atau 70 cm/UHF, seperti Icom IC-2N dan sesamanya..Jarang sekali ada radio HT buatan tahun 1980an yang beroperasi di band HF mode SSB/CW..Saya cuma mengetahui dua merek transceiver High Frequency SSB/CW dalam bentuk HT buatan tahun 1980an, yaitu Mizuho dan Tokyo Hy-Power..

Sayangnya HT Tokyo Hy-Power model HT-750 agak besar dan berat dibanding dengan merek Mizuho..Cuma model HT-750 adalah 3-bander, yaitu 15m, 40m dan 6m dan Mizuho cuma monobander..Tapi dimensi Mizuho jauh lebih kecil dibanding dengan HT-750..

Transceiver yang saya akan melakukan review adalah transceiver monobander merek Mizuho..Mizuho di produksi oleh sebuah pabrik radio yang menkhususkan diri tuk mendesain dan menproduksi RADIO QRP (power tidak melebihi 5W) dan accessoriesnya..Fasilitas pabriknya hanya ukuran home industri di Jepang, yaitu Mizuho Tsushin Company..Transceiver QRP dan accessoriesnya di produksi sejak awal tahun 1970an sampai Desember 2004..Sekarang ini, pabrik tersebut masih beroperasi, namun tidak lagi menproduksi radio-radio QRP..hanya menproduksi kit elektronik tuk sekolah (seperti kit TULUS)..

Mizuho yang ditampilkan di foto adalah model MX-3.5S untuk 80 meter CW/LSB band..Transceiver ini di produksi di tahun awal 1980an dan sekarang sudah menjadi barang langka atau Collectors Item..Kristal standar nya hanya bisa beroperasi di band CW/Digital, yaitu di range frekuensi dari 3.525 Mhz sampai 3.550 Mhz..Di mode CW ini, kita bisa melakukan komunikasi 2 arah dengan semi QSK..Tuk beroperasi di 75M yaitu di mode Phone/LSB di frekuensi 3.800-3.850 Mhz, dapat dibeli kristal tambahan..Sayangnya, kristal tersebut tidak dapat dibeli langsung dari pabrik Mizuho dan hanya dapat dibeli dari vendor vendor kristal seperti International Crystal  di USA dan lain-lain..

Power Output Mizuho MX-3.5s hanya 2W+ dengan menggunakan 6 baterai warung ukuran AA atau menggunakan adaptor AC to DC sebesar 9 V @ 1 Amp..Tombol-tombol putaran yang tersedia adalah tuk Volume, Tune dan RIT..Tersedia juga PO Meter yang kecil tapi sangat peka, switch tuk Noise Blanker dan switch tuk memilih Kristal 1 (3.525 Mhz - 3.550 Mhz) dan Kristal 2 (3.550 Mhz - 3.575 Mhz) ..Dibawah radionya, tersedia colokan tuk CW Keyer, colokan tuk menggunakan Adaptor DC power supply dan Mode Switch tuk memilih beroperasi di mode CW atau mode LSB/Voice..

Berat radio ini hanya kurang dari 850 gram dengan 6 baterai AA dan antenanya terpasang..Jadi sangat enteng dan portable..Dengan radio ini dan keyer Lambic external merek MFJ, saya pernah coba melakukan QSO di Mode CW di frekuensi 3.525 Mhz dengan beberapa rekan-rekan dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Singapura dan Malaysia..Lumayan lah dengan power hanya sedikit lebih dari 2W, sudah bisa melakukan DX contact dengan negara tentangga..Sangat Versatile dan beneran Portable..



Bagaimana dengan performance nya? Di mode LSB, receivenya lumayan peka dan seperti HT biasa lainnya, operator HT Mizuho bisa menggunakan hand/speaker Mic eksteren atau cukup dengan menggunakan MIC dan speaker yang built-in..Audio dari speaker built-in yang hanya sebesar empat sentimeteran sudah cukup bagus dengan kualitas modulasi yang cukup jelas dan bulat..Built-in condenser MIC nya juga peka dan saya sering dapat audio report yang baik dari rekan "orong-orong" di frekuensi "bawah"..hihihi..Sayangnya, saya tidak ada kristal tuk beroperasi di 75m LSB voice mode (3.8 Mhz- 4.0 Mhz)..

Di mode CW, receiver nya bisa dikategorikan sebagai "hot" atau peka..Bahkan sinyal-sinyal yang lemah dapat terdeteksi dengan menggunakan antena vertikalnya saja..Selectivity lumayan tajam tuk kelas radio HT dan kualitas tone cukup bersih dan enak didengar tanpa menggunakan headphone tuk mencopy..

Dengan antena vertikal, baterai warung dan posisi transmit diatas dak QTH saya, saya dapat berkomunikasi dengan rekan-rekan di jawa barat dengan RST 599, lumayan dengan 2W+ saja..Dengan menggunakan antena rotary dipole dan baterai warung, saya pernah berkomunikasi DX dengan rekan-rekan di Malaysia dan Singapura di mode CW, namun RST report dari mereka cuma 557, atau cukup sempurna..

Tuk rekan-rekan yang ingin mengetahui lebih lanjut lagi, bisa di Google di internet dengan kata kunci Mizuho MX-3.5s atau bisa menghubungi saya di email saya; yc0nsi@yahoo dot com (kata dot diganti dengan ".")..

Demikian review singkat saya tentang transceiver langka ini dan mudah-mudahan berguna tuk penggemar QRP/CW operator terutama untuk HAM/amatir radio operator yang adventurist atau suka petualangan/outdoor activities..Transceiver Mizuho ini sangat cocok sebagai alat komunikasi jarak jauh yang kecil dan enteng, portable, hemat energi/baterai dan penuh dengan fitur-fitur yang berguna..

Bayangkan kita sedang berkemah/camping dengan keluarga di salah satu kaki gunung di Jawa Barat dengan hawa nya yang segar dan pemandangan yang "picture perfect"..Dengan santai dan sambil "enjoying the view", kita dapat berkomunikasi di mode CW maupun LSB/Voice, sambil minum kopi hangat dan menghisap Samsu filter..Mantap!! .... :)

Salam,
JOY/YC0NSI

PS: Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1431 H tuk rekan-rekan yang merayakan nya .. Mohon Maaf Lahir dan Batin..

5 komentar:

  1. Om Joy,

    wah ternyata masih nyimpen juga HT HF ini yaa,
    kalo tipe 80m ini apa noise nya bisa rendah.. trus baterai-nya boros tidak, musti pake alkaline yaa biar rada awet...

    saya nyari yg tipe 40m kok nggak nemu yaa..

    salam
    agung/yd0mwk

    BalasHapus
  2. Hello OM Agung, kalau di Band CW/80m tidak terlalu "brisik" seperti di band voice/75m..dan receivernya cukup peka..tone CWnya juga cukup tajam..lumayan lah tuk sekali-kali ketuk-ketuk cq cq dx..hihi..tar saya mau coba cq cq saat camping di Cibodas menggunakan antena vertikalnya..Minggu depan dan seterusnya, saya akan coba review THP HT-750 dan Mizuho versi 40m dan 15m..memang di Indonesia sepertinya tidak dijual versi 40m, 20m dan 10m..Yang 40m saya dapat dari kawan saya di Amrik..Yang versi 10m and 20m nya saya juga lagi nyari/hunting..susah juga..Mungkin ada pembaca yang mo lepas? Salam, JOY/YC0NSI

    BalasHapus
  3. Wah, ternyata Om Joy punya Mizuho MX-3.5s. Perangkat ini adalah inspirasi saya untuk membuat QRP 40M LSB/CW Trx. Mudah2an, saya bisa bikin blekok kit rasa Mizuho ....
    Salam YD1JJJ

    BalasHapus
  4. Hi OM Indra,
    Thanks dah mampir ke blog saya..Kapan kita coba QRP di 80m n 40M ? Saya mau coba Mizuho MX7 tuk QRP di 40M CW dari 7000 s/d 7025 Mhz dan tuk phone cuma bisa dari 7075 s/d 7100..JOY/YC0NSI

    BalasHapus
  5. Saya jual philips dan icom kuno jumlah 8 biji. Di charger pakai power supplay komputer hidup. Harga borongan 2 juta. Whstsapp 081908032004

    BalasHapus